Pengertian Etika
Etika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang adat istiadat serta membahas perbuatan baik dan buruk di dalam kehidupan manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia yang mencakup tata sikap, tata tutur dan tata pikir. Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). Etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan. Dan yang perlu kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.
Pengertian Etika Dalam Kehidupan Bermasyarakat
Etika dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam kehidupan betetangga dan bermasyarakat antara sesama dan menegaskan mana yang benar dan mana yang salah. Etika dalam masyarakat berkembang sesuai dengan adat istiadat , kebiasaan, nilai dan pola perilaku manusia terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya dalam kehidupan masyarakat.
Adapun beberapa contoh etika dalam bermasyarakat yaitu :
• Etika bergaul
• Etika berbicara
• Etika perpakaian
• Etika berkendaraan
• Etika bertamu
Contoh pelanggaran dan hukumannya
• Kasus 1
Melihat motor atau mobil melaju melwan arah, tampaknya sudah menjadi pemandangan yang biasa. Mereka tampak tidak peduli dengan keselamatan diri atau orang lain, yang penting bisa lebih cepat sampai di tujuan. Hal itu salah satu alasan yang sering dilakukan oleh para pengendara. Tidak heran, tindakan mereka jumlah kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat. Padahal peraturan yang ada dengan jelas melarang praktik kendaraan melawan arah.
• Hukumannya yaitu tindakan mengemudi lawan arah melanggar UU LLAJ No. 22 Tahun 2009 pasal 106 ayat 4, disana dijelaskan bahwa saja ada ganjaran bagi pelanggar tersebut, yakni kurungan paling lama dua bulan dan denda paling banyak Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) sesuai pasal 287 ayat 2.
• Kasus 2
Menghina atau mencemarkan nama baik seseorang
• Hukumannya yaitu Pasal 310 ayat (1) KUHP :
Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.
Sumber :
http://www.academia.edu/9689846/PENTINGNYA_ETIKA_DALAM_KEHIDUPAN_BERMASYARAKAT
http://pelanggaranlalulintas.blogspot.com/2012/04/pelanggaran-lalu-lintas.html
http://www.p2kp.org/pengaduandetil.asp?mid=740&catid=6
Kamis, 11 Juni 2015
Rabu, 06 Mei 2015
Undang-Undang Republik Indonesia No 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi BAB IV Pasal 12 Ayat 1 dan Pasal 15 Ayat 3
Undang-Undang Republika Indonesia No 36 Tahun
1999 mengatur tentang telekomunikasi. Pada
Undang-Undang Republika Indonesia No 36 Tahun 1999 terdiri dari IX Bab, 64
Pasal dan pada Bab IV dibagi menjadi sebelas bagian. Undang-Undang ini berisi
mengenai diantaranya Ketentuan Umum, Asas dan Tujuan, Pembinaan, Penyelenggaraan,
Penyidikan, Sanski Administrasi, Ketentuan Peralihan, dan Ketentuan Penutup.
Pada Bab IV Pasal 12 Ayat 1 terdiri dari 3 Ayat bagian kelima yang mengenai Hak
dan Kewajiban Penyelenggara dari Masyarakat. Yang akan dibahas adalah Pasal 12
Ayat 1, berikut ini kutipan dari Undang-Undang Republik Indonesia No 36 Tahun
1999 yaitu :
Dalam rangka pembangunan, pengoperasian, dan atau pemeliharaan jaringan telekomonikasi, penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan atau melintasi tanah Negara dan atau bangunan yang dimiliki atau dikuasai Pemerintah.
Dalam rangka pembangunan, pengoperasian, dan atau pemeliharaan jaringan telekomonikasi, penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan atau melintasi tanah Negara dan atau bangunan yang dimiliki atau dikuasai Pemerintah.
Pada Pada Bab IV Pasal 15 Ayat 3 terdiri dari 3 Ayat
bagian kelima yang mengenai Hak dan Kewajiban Penyelenggara dari Masyarakat. Yang
akan dibahas adalah Pasal 15 Ayat 3, berikut ini kutipan dari Undang-Undang
Republik Indonesia No 36 Tahun 1999 yaitu :
Ketentuan mengenai tata cara pengajuan dan penyelesaian ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Ketentuan mengenai tata cara pengajuan dan penyelesaian ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing Pasal 12 Ayat
1 dan Pasal 15 Ayat 3 :
- Pasal 12 Ayat 1 : yang dimaksud dengan
memanfaatkan atau melintasi tanah Negara dan atau bangunan yang dimiliki/dikuasai oleh Pemerintah adalah
kemudahan yang diberikan kepada penyelenggara telekomunikasi.
- Pasal 15 Ayat 3 : Penyelesaian ganti
rugi dilaksanakan dengan cara melalui mediasi atau arbitrase atau konsiliasi. Cara-cara
tersebut dimaksudkan sebagai upaya bagi para pihak untuk mendapatkan
penyelesaian dengan cara cepat. Apabila penyelesaian ganti rugi melalui cara
tersebut di atas tidak berhasil, maka dapat diselesaikan melalui pengadilan.
Senin, 06 April 2015
Pengertian Etika Profesi dan Kode Etik Profesi
B. Pengertian Etika
Profesi
Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral
dari sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi. Etika
profesi adalah cabang filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral
dasar atau norma-norma etis umum pada bidang-bidang khusus (profesi) kehidupan
manusia. Etika Profesi adalah konsep etika yang ditetapkan atau disepakati pada
tatanan profesi atau lingkup kerja tertentu, contoh : pers dan jurnalistik,
engineering (rekayasa), science, medis/dokter, dan sebagainya.
Etika profesi Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang
telah dilakukan seseorang sehingga sangatlah perlu untuk menjaga profesi
dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Etika profesi
adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari
klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban
masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang
membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama, (Anang Usman, SH., MSi.)
Kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang
telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya
termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang
agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata
cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode
etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan
kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau
nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
kode etik juga bertujuan untuk memperlancar buang air besar agar pencernaan
kita baik.
Sumber
:
http://riyansport.blogspot.com/2014/01/pengertian-profesi-profesional.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kode_etik_profesi
Jumat, 06 Maret 2015
Pengertian Etika
Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.
Dalam kegiatan sehari-hari, moral atau moralitas merupakan penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah pengkajian system nilai-nilai yang berlaku. Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu :
• Susila (Sanskerta), lebih menunjukan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik.
• Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak.
Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomacheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut :
• Terminius Techicus Etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.
• Manner dan Custom Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia (In herent in human nature) yang terikat dengan pengertian “baik dan buruk” suatu tingkah laku atau perbuatan manusia.
Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya, antara lain :
a. Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, incluiding the science of good and nature of the right)
b. Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human action)
c. Ilmu watak manusia yang ideal, dengan prinsip-prinsip moral sebagai indulvidual (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
d. Merupakan ilmu mengenai suatu keajaiban (The science of duty)
Sumber :
http://daqoiqul.blogspot.com/2012/09/pengertian-filsafat-etika-sejarahdan.html https://meandmyheart.files.wordpress.com/2010/10/makalah-etika-pergaulan.pdf
Dalam kegiatan sehari-hari, moral atau moralitas merupakan penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah pengkajian system nilai-nilai yang berlaku. Istilah lain yang identik dengan etika, yaitu :
• Susila (Sanskerta), lebih menunjukan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup (sila) yang lebih baik.
• Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak.
Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomacheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut :
• Terminius Techicus Etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.
• Manner dan Custom Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia (In herent in human nature) yang terikat dengan pengertian “baik dan buruk” suatu tingkah laku atau perbuatan manusia.
Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya, antara lain :
a. Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, incluiding the science of good and nature of the right)
b. Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human action)
c. Ilmu watak manusia yang ideal, dengan prinsip-prinsip moral sebagai indulvidual (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
d. Merupakan ilmu mengenai suatu keajaiban (The science of duty)
Sumber :
http://daqoiqul.blogspot.com/2012/09/pengertian-filsafat-etika-sejarahdan.html https://meandmyheart.files.wordpress.com/2010/10/makalah-etika-pergaulan.pdf
Jumat, 09 Januari 2015
MOBIL GOOGLE TANPA AWAK
Sebuah
inovasi baru dari Google yakni mobile tanpa awak atau Google Self-Driving Cars
telah diujicobakan menyusuri jalan raya di seputar Nevada, Amerika Serikat.
Google
Self-Driving Cars menempatkan alat sejenis radar laser yang diletakkan di atap
mobil sebagai mesin pemindai. Radar ini memiliki fungsi untuk memindai pelbagai
moda transportasi di jalan raya seperti : pejalan kaki, sepeda, motor, atau
mobil. Tujuannya jelas, agar mobil auto-pilot ini bisa menghidarinya. "Driverless
Cars" milik Google, mengandalkan kamera video, sensor radar, laser, dan
database informasi yang dikumpulkan dari mobil yang digerakkan secara manual
untuk membantu navigasi.
Google
adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang membuat mobil yang dapat
berjalan sendiri lainnya. Misalnya, Nissan Motor Co, Volkswagen AG Audi
dan Toyota Motor Corp. Sementara Nissan dan Mercedes - Benz Daimler AG
berencana mulai menjual mobil yang mampu mengemudi sendiri pada 2020.
Dalam waktu
dekat teknologi mobil tanpa awak ini akan digunakan untuk tujuan komersial,
misalnya panduan tur virtual. Mobil ini bisa diperintahkan untuk berangkat
menuju lokasi tertentu dan kembali ke titik awal pemberangkatan.
Mobil canggih Google mampu melakukan hal ini berkat dua sensor yang mampu menganalisis kondisi jalan di sekitarnya. Beberapa kemampuan dasar yang dikuasai misalnya memilih jalan aman serta memandu langkah apakah harus berhenti atau bergerak. Langkah lainnya ialah menganalisis rintangan bergerak atau statis serta menentukan tindakan apa yang harus dilakukan.
Mobil canggih Google mampu melakukan hal ini berkat dua sensor yang mampu menganalisis kondisi jalan di sekitarnya. Beberapa kemampuan dasar yang dikuasai misalnya memilih jalan aman serta memandu langkah apakah harus berhenti atau bergerak. Langkah lainnya ialah menganalisis rintangan bergerak atau statis serta menentukan tindakan apa yang harus dilakukan.
http://teknopluslite.blogspot.com/2012/05/mobil-tanpa-awak-google-telah-diuji.html
http://www.tempo.co/read/news/2011/12/19/123372522/Google-Patenkan-Mobil-Tanpa-Awak
CLOUD COMPUTING
Definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan
gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan
pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan
program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu
yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud
computing.
SEJARAH
Tahun 1960
John McCarthy, Pakar Komputasi dan kecerdasan
buatan dari MIT. “Suatu hari nanti, komputasi akan
menjadi Infrastruktur publik seperti halnya
listrik dan telepon.”Ini
adalah sebuah ide yang mengawali suatu bentuk komputasi yang kita kenal dengan
istilah Komputasi awan.
Tahun 1995
Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle. “Network
Computing” Ide ini sebenarnya cukup unik dan sedikit menyindir perusahaan
Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak harus "menanam" berbagai
perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai dari sistem operasi hingga perangkat
lunak lainya. Cukup dengan koneksi dengan server dimana akan disediakan sebuah
environment yang mencakup berbagai kebutuhan PC pengguna.
Akhir Era -90
Lahir konsep ASP (Application Service Provider) yang
ditandai dengan kemunculan perusahaan pusat pengolahan data. Ini merupakan
sebuah perkembangan pada kualitas jaringan komputer. Akses untuk pengguna
menjadi lebih cepat.
Tahun 2000
Marc Benioff, mantan wakil presiden perusahaan Oracle.
“salesforce.com” ini merupakan sebuah perangkat lunak CRM dengan basis SaaS
(Software as a Service). Tak disangka gebrakan ini mendapat tanggapan hebat.
Sebagai suksesor dari visi Larry Ellison, boss-nya. Dia memiliki sebuah misi
yaitu “The End of Software”.
2005 - Sekarang
Cloud Computing sudah semakin meningkat popularitasnya, dari
mulai penerapan sistem, pengunaan nama, dll. Amazon.com dengan EC2 (Elastic
Computer Cloud); Google dengan Google App. Engine; IBM dengan Blue Cord
Initiative; dsb. Perhelatan cloud computing meroket sebagaimana berjalanya
waktu. Sekarang, sudah banyak sekali pemakaian sistem komputasi itu, ditambah lagi
dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan beragamnya gadget yang
ada. Contoh dari pengaplikasianya adalah Evernote, Dropbox, Google Drive, Sky
Drive, Youtube, Scribd, dll.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk
service pada 3 tingkatan:
Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk
virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi
dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan
tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan
operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya
yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi
denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0.
contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network
application seperti FaceBook.
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
Jumat, 02 Januari 2015
Kolaborasi Multimedia Antarmuka Otomotif
Kolaborasi Antarmuka Otomotif
Multimedia atau Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) adalah
sebuah kelompok yang di buat oleh pembuat (maker) untuk menciptakan standar
umum yang digunakan untuk mengatur bagaimana cara kerja perangkat elektronik,
seperti komputer dan hiburan unit, berkomikasi dengan kendaraan.
Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) sudah memiliki
anggota yaitu Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA
Peugeot-Citroen, Renault. AMI-C
mengembangkan dan men-standarisasi antarmuka multimedia dan telematika otomotif
yang umum untuk jaringan komunikasi kendaraan.
- AMI-C 3023 Power Management Specification
- AMI-C 3013 Power Management Architecture
- AMI-C 2002 1.0.2 Common Message Set Power Management
- AMI-C 4001 Revision Physical Speci .cation.
Tujuan dari kolaborasi antarmuka otomotif multimedia yaitu :
- Menyediakan interface standart untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer, dan perangkat komunikasi dari sistem navigasi (GPS) dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat (DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.
- Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
- Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platfrom kendaraan sering mengandung berbagai adat mengembangkan komponen dan platfrom yang khas hanya sekitar 50.000 unit.
- Menawaekan standar erbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.
- Menyediakan interface standart untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer, dan perangkat komunikasi dari sistem navigasi (GPS) dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat (DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.
- Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
- Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platfrom kendaraan sering mengandung berbagai adat mengembangkan komponen dan platfrom yang khas hanya sekitar 50.000 unit.
- Menawaekan standar erbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.
Implementasi Otomotif Multimedia dalam Bidang Industri Mobil adalah
pengembangan serangkaian spesifikasi umum untuk multimedia interface ke sistem
elektronik kondaraan bermotor untuk mengakomodasi berbagai berbasis komputer
perangkat elektronik di dalam kendaraan. Inisiatif ini yang pendiri
Daimler-Chrysler, Ford, General Motors, Renault dan Toyota – sekarang kelompok
semua auto utama pembuat, dan dengan demikian menyediakan kesempatan strategis
baru untuk mencapai suatu set umum industri mobil.
Sumber :
Open Services Gateway Initiative
Open Services Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah rencana industri untuk
cara standar untuk menghubungkan perangkat seperti perangkat rumah tangga dan
sistem keamanan ke Internet. OSGi berencana menentukan program aplikasi
antarmuka (API) untuk pemrogram menggunakan, untuk memungkinkan komunikasi dan
kontrol antara penyedia layanan dan perangkat di dalam rumah atau usaha kecil
jaringan. OSGi API akan dibangun pada bahasa pemrograman Java. Program java
pada umumnya dapat berjalan pada platfrom sistem operasi komputer. OSGi adalah
sebuah interface pemrograman standar terbuka.
Model lapisan OSGi sebagai berikut :
-
Bundel yaitu bundel
normal jar komponen dengan nyata yambhan header.
-
Layanan yaitu lapisan
layanan menghubungkan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan model
menertibkan-menemukan-bind untuk polos Interfaces Java tua (POJI) atau Plain
Old Java Objects (POJO)
-
Life-Cycle yaitu API
untuk manajemen siklus hidup untuk menginstal, memulai, berhenti, meng-update
dan meng-uninstall bundel.
-
Modul yaitu lapisan
yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah
bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
-
Keamanan yaitu lapisan
yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk
pra-didefinisikan kemampuan.
-
Eksekusi Lingkungan
yaitu mendefinisikan apa yang metode dan kelas yang tersedia dalam platfrom
tertentu.
Teknologi OSGi meliputi sebagai berikut
:
-
The problem
(Permasalahan)
-
The solution (Pemecahan
masalah)
-
The framework (Kerangka
kerja)
-
Standard services
(Pelayanan standard)
-
Framework services
(Pelayanan kerangka kerja)
-
System services
(Pelayanan sistem)
-
Protocol services
(Pelayanan protokol)
-
Miscellaneous services
(Bermacam-macam pelayanan)
-
Conclusion (Kesimpulan)
Implementasi OSGi, yaitu :
-
Dalam kehidupan
sehari-hari
Dikembangkan untuk
mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet, yaitu
dengan menghubungkan berbagai framwork OSGi ini untuk mengendalikan alat-alat
rumah tanga yang bersifat elektronik.
-
Teknologi dan industri
Pengembangan OSGi dalam
teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri, seperti otomatisnya
sistem dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku
dan masih banyak yang lain.
-
Ilmu komputer
Dalam ilmu komputer ini
sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGi ini. Salah satu
contoh adalah knopflerfish merupkan framework untuk melakukan OSGi didalam
program Java.
Peluang dan Tantangan Dalam Pengembangan
OSGi, yaitu :
-
Mengurangi kompleksitas
-
Reuse
-
Real World
-
Easy Deployment
-
Dynamic updates
-
Simple
-
Ukurannya kecil
-
Kinerjanya cepat
-
Aman
-
Sederhana
-
Tidak mengganggu
kinerja aplikasi lainnya
-
Berjalan dimana saja
-
Digunakan secara luas
-
Didukung oleh berbagai
perusahaan seperti Oracle, IBM, Samsung, Nokia, IONA, Motorola, NTT, Siemens,
Hitachi, Deutsche Telekom, Redhat, Ericsson, dan masih banyak lagi.
Sumber :
http://keyropisabatian.blogspot.com/2013/12/open-services-gateway-initiative-osgi.html
http://myselfitsnotenough.wordpress.com/2013/01/22/open-service-gateway-initiative-osgi/
http://momolagideh.blogspot.com/2014/12/open-service-gateway-initiative-osgi.html
http://myselfitsnotenough.wordpress.com/2013/01/22/open-service-gateway-initiative-osgi/
http://momolagideh.blogspot.com/2014/12/open-service-gateway-initiative-osgi.html
Senin, 15 Desember 2014
Manajemen Data Telematika
Menurut DAMA (Demand Assign Multiple
Access), manajemen data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur,
kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup
lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, manajemen data
telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang
dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Manajemen data pada
telematika terdiri dari :
1.
Manajemen Data Sisi
Klien
- Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database)
Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). Mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm. Selanjutnya, mobile DBMS menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi perubahan basis data jauh terpusat, perusahaan atau departemen server database.
- Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database)
Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). Mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm. Selanjutnya, mobile DBMS menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi perubahan basis data jauh terpusat, perusahaan atau departemen server database.
2.
Manajemen Data Sisi
Server
- MODBMS (Moving Object DBMS)
MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.
- MODBMS (Moving Object DBMS)
MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.
Permasalahan yang dihadapi dan isu-isu yang muncul
dalam manajemen data telematika yaitu :
- Client-Server
Client-Server merupakan sebuah kemampuan dan layanan komputer untuk meminta request dan menjawab request data ke komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan / request disebut sebagai client dan setiap instance yang menyediakan / memberikan layanan atau menjawab request disebut server. Data yang diminta oleh client diambil dari database pada sisi server (server side) yang sering disebut database server. Client server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Pada awalnya pengertian client server adalah sebuah sistem yang saling berhubungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Ada beberapa pengertian lagi tentang client-server ini, tetapi pada intinya client server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
Client-Server merupakan sebuah kemampuan dan layanan komputer untuk meminta request dan menjawab request data ke komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan / request disebut sebagai client dan setiap instance yang menyediakan / memberikan layanan atau menjawab request disebut server. Data yang diminta oleh client diambil dari database pada sisi server (server side) yang sering disebut database server. Client server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Pada awalnya pengertian client server adalah sebuah sistem yang saling berhubungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Ada beberapa pengertian lagi tentang client-server ini, tetapi pada intinya client server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
Adapun Karakteristik Client Server,
Server dan Client, sebagai berikut :
Karakteristik
Client Server
`Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas.
Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda
Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource.
Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
Transparency Location : proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
Mix-and-match : tidak tergantung pada platform
Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.
Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan
Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal maupun horisontal
Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
Karakteristik Server, yaitu :
- Pasif
- Menunggu request
- Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa service
Karakteristik Client, yaitu :
- Aktif
- Mengirim request
- Menunggu dan menerima balasan dari server
Adapun keutungan dan kelemahan client server, sebagai berikut :
`Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas.
Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda
Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource.
Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
Transparency Location : proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
Mix-and-match : tidak tergantung pada platform
Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.
Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan
Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal maupun horisontal
Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
Karakteristik Server, yaitu :
- Pasif
- Menunggu request
- Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa service
Karakteristik Client, yaitu :
- Aktif
- Mengirim request
- Menunggu dan menerima balasan dari server
Adapun keutungan dan kelemahan client server, sebagai berikut :
Keutungan client server, yaitu :
Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
Semua data disimpan di server. Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit
Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
Semua data disimpan di server. Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit
Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
Kelemahan client server, yaitu :
Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.
Arsitektur Client Server, yaitu :
Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC. Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri. Berbagi hardware atau software :
Arsitektur File Server, yaitu :
Model pertama Client/Server
Semua pemrosesan dilakukan pada sisi workstation
Satu atau beberapa server terhubungkan dalam jaringan
Server bertindak sebagai file serverFile server bertindak sebagai pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut.
Setiap klien dilengkapi DBMS tersendiri
DBMS berinteraksi dengan data yang tersimpan dalam bentuk file pada server
Aktivitas pada klien:
- Meminta data
- Meminta penguncian data
Tanggapan dari klien :
- Memberikan data
- Mengunci data dan memberikan statusnya
Batasan File Server, yaitu :
Beban jaringan tinggi karena tabel yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan Setiap klien harus memasang DBMS sehingga mengurangi memori. Klien harus mempunyai kemampuan proses tinggi untuk mendapatkan response time yang bagus. Salinan DBMS pada setiap klien harus menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama. Tanggung jawab diserahkan kepada programmer.
Manfaat Manajemen Data Telematika
Adapun
manfaat yang diperoleh dari manajemen data adalah :
-
Mengatasi kesulitan dalam mengakses
data.
-
Menghindari terjadinya inkonsistensi
data.
-
Menyusun integritas dan independensi data.
-
Penggunaan oleh banyak pemakai
(multiple user).
-
Melakukan perlindungan dan pengamanan
data (data security).
-
Penggunaan oleh banyak pemakai
(multiple user).
-
Mengatasi kerangka (redundancy) data.
-
Menyusun format yang standar dari
sebuah data.
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)
